Model pembelajaran

Model Pembelajaran di TK

 

Model pembelajaran adalah pola yang digunakan guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dalam rangka membantu anak mencapai hasil belajar tertentu. Komponen model pembelajaran terdiri dari: identitas, kompetensi yang akan dicapai, langkah-langkah, alat atau sumber belajar, dan evaluasi.

 

Ada banyak model yang dapat dilaksanakan di TK, tiga di antaranya yang dipaparkan pada pedoman ini yaitu: (1) model pembelajaran kelompok, (2) model pembelajaran dengan sudut kegiatan, dan (3) model pembelajaran dengan area.

 

  1. 1. Model Pembelajaran Kelompok

Model pembelajaran kelompok merupakan kegiatan yang mengaktifkan perhatian pengembangan diri dan kemampuan dasar peserta didik. Peserta didik dapat memilih kegiatan yang diminati atau disukai untuk dilaksanakan dalam 3 (tiga) atau 4 (empat) kelompok sesuai  dengan program guru dan tidak dibatasi waktu. Apabila peserta didik telah dapat menyelesaikan tugas dalam kelompok diperbolehkan bermain di kegiatan pengaman (alat yang ada di kegiatan pengaman tidak sama dengan alat yang digunakan pada hari itu).

 

  1. 2. Model Pembelajaran dengan Sudut Kegiatan

Pembelajaran dengan sudut kegiatan adalah model pembelajaran untuk pengembangan diri dan pengembangan kemampuan dasar. Sudut kegiatan tersebut, di samping tempat meletakan alat dan sumber belajar juga berfungsi sebagai wahana untuk memotivasi dan mengembangkan kreatifitas peserta didik sesuai dengan minatnya. Tugas guru lebih bersifat sebagai fasilitator dan motivator.

 

  1. 3. Model Pembelajaran dengan Area

Model pembelajaran dengan area adalah model yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan peserta didik  dan menekankan pada belajar anak. Pada model pembelajaran ini tugas guru bersifat sebagai motivator dan fasilitator dalam membantu peserta didik mengambil keputusan melalui kegiatan yang diminati pada saat itu. Model pembelajaran ini didasarkan pada keyakinan bahwa peserta didik akan lebih berkembang dengan baik apabila mereka dilibatkan secara alamiah dalam proses pembelajarannya. Peran guru adalah menyusun kegiatan yang sesuai bagi masing-masing peserta didik dan ke semua peserta didik, untuk menanggapi minat, menghargai kelebihan dan kebutuhan setiap peserta didik, serta untuk memfasilitasi keingintahuan  alamiah yang dimiliki mereka agar tetap hidup dan mendukung pembelajaran bersama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: